NILAI FILSAFAT DALAM SPONGEBOB SQUAREPANTS

Pembaca mungkin sudah tidak asing lagi dengan serial film kartun animasi yang ditayangkan GlobalTv setiap pagi dan sore ini. Film kartun animasi yang bernama Spongebob Squarepants ini memang terlihat hanya sebagai film animasi untuk hiburan anak – anak, sehingga kadang orang dewasa malas untuk menontonnya. Walaupun demikian, pemikiran tersebut jauh panggang dari api, Spongebob sebenarnya adalah film kartun animasi yang sangat CERDAS.

Sembari menertawakan kekonyolan karakter seperti Bottom yang lucu, para pembuat dengan sangat cerdik mengkarikaturkan gagasan dunia filsafat didalamnya.

Sains! Film Kartun Animasi
Nilai Filsafat Film Kartun Animasi Spongebob Squarents [James Screen]

TENTANG SPONGEBOB SQUAREPANTS

Spongebob Squarepants adalah hewan laut berpori yang bertempat tinggal didasar laut Bikini Bottom yang sehari – harinya bekerja sebagai Koki atau juru masak di KRUSTY KRAB, sebuah restoran hamburger yang dimiliki Mr. Krabs. Spongebob tidak sendirian bekerja disitu, ada beberapa diantaranya : Squidward Tentacle [Penjaga Kasir] dan tentu saja Mr. Krabs sebagai pemilik restoran. Adapun teman – temanya diluar pekerjaan di restoran adalah bintang laut si Patrick Star dan siput peliharaan bernama Gary. BACA : RELEVANSI PETUAH ALBERT EINSTEIN

Spongebob sendiri merupakan sosok yang naif dan kekanak – kanakan. Walau sering diperlakukan buruk oleh Mr. Krabs dan kerabat kerjanya Squidward, dia masih percaya bahwa menjadi koki di restoran Mr. Krabs adalah pekerjaan terbaik.

Di lain sisi, terdapat rival dagang Mr. Krabs yang bernama Plankton yang selalu berupaya mencuri resep memasak di restoran tuan Krabs – Krabby Patty -. Plankton beniat menghancurkan bisnis tuan Krabs. Untuk menghindari kebencian Plankton yang ingin menghancurkan bisnis Krabs menyebabkan Spongebob dan kawan – kawannya berulangkali berjibaku menghadapi ide Plankton untuk mencuri resep restoran Patty.


SPONGEBOB DAN FILSAFAT

Berikut adalah Filsafat yang terkandung dalam film kartun animasi ini berdasarkan karakter.

1.     SPONGEBOB adalah karakter berpedoman pada filsafat ABSURDISME. Dia berontak melawan Absurditas hidup dengan cara memberontak melawan setiap keanehan hidupnya dengan cara menikmatinya. Sama seperti ALBERT CAMUS.

2.    SQUIDWARD adalah karakter yang menderita KRISIS EKSISTENSIAL akut juga seperti NIHILISME. Karakter ini sama seperti KIERGAARD + NIETZSCHE.

3.    Mr. KRAB adalah karakter MATERIALISTIS sejati yang menuhankan UANG. Seorang sosok berwatak KAPITALIS murni.

4.    PLANKTON adalah karakter yang sangat iri dengan monopoli bisnis Mr. Krab. Dia selalu ingin menghancurkan usaha Krusty Krab dengan cara mencuri formula rahasia Krabby Patty. Sungguh ini sosok KOMUNIS sejati seperti KARL MARX.

5.    SANDY si TUPAI adalah karakter yang sangat mencintai SAINS juga TEKNOLOGI. Dia adalah contoh seorang RASIONALIS sejati yang terdampar dari habitat aslinya yaitu TEXAS [Daratan]. Sama seperti si ELON MUSK.

6.    PATRICK adalah karakter konyol dan tolol plus igorant yang memiliki keterbelakangan mental. Tidak heran kalau hidupnya dibawa batu. Kira – kira si PATRICK ini mewakili kelompok manusia seperti apa? Silahkan tinggalkan komentar dibawa ya…?!


KESIMPULAN

Tidak dapat disangkal bahwa karakter Spongebob Squarepants dalam pandangan masyarakat dianggap sebagai film Kartun biasa. Padahal, dalam setiap karakternya terdapat satu makna yang sangat mendalam. Termasuk didalamnya satu kata yang selalu dilontarkan oleh Spongebob “AKU SIAP”.!

Sebelum mengakhiri tulisan ini, saya tutup dengan sebuah Quote dari filsuf terkemuka Jerman :

“You Must Learn To Be a Sponge, If You Want To Be Loved By Hearts That Overflow”.


= FRIEDRICH NIETZSCHE = 

                                                                                                                                                        

Thus Spoke Zarathustra



ENDING


Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "NILAI FILSAFAT DALAM SPONGEBOB SQUAREPANTS"

  1. Perkiraan saya patrick itu seperti publik saat ini yang sulit diajak berpikir dan terombang ambing tanpa prinsip.

    ReplyDelete
    Replies
    1. FLT@ Terima kasih atas kunjunganya ke blogku.

      Nomor enam, tergantung perspektif penilaian pembaca.

      Dan pendapat bung sudah disampaikan.


      Sukses.

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel