DIALOG TERBUKA ANTARA PENDAMPING P3MD DAN PEMDA KABUPATEN YAHUKIMO BERAKHIR TANPA ADA KESEPAKATAN

Yahukimo – Dialog terbuka antara pendamping Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kementerian Desa dan Pemerintah kabupaten Yahukimo berlangsung pada hari ini senin (23/10) di aula Pendidikan Kabupaten Yahukimo.
Dialog berlangsung dibawah sorotan tema “DIALOG BERSAMA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN YAHUKIMO DENGAN PENDAMPING PROFESIONAL DESA DALAM RANGKA SINKRONISASI PROGRAM PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TAHUN ANGGARAN 2018”.
Saat Dialog Di Aula Pendidikan Kab. Yahukimo (IST)

Dialog terbuka antara pendamping P3MD dan Pemerintah Kabupaten Yahukimo ini merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya, terkait tuntutan pendamping P3MD yang tupoksinya diambil alih oleh pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Yahukimo yang berbuntut pada pemalangan kantor dinas terkait yang dilakukan oleh pendamping P3MD MEMINTA PENGEMBALIAN TUPOKSI, PENDAMPING P3MD DEMO KE KANTOR DPMK KABUPATEN YAHUKIMO

Dialog yang dimediasi oleh pihak kepolisian dari Polres Yahukimo ini pada akhirnya tidak menghasilkan kata sepakat terkait pengembalian tupoksi pendamping oleh pemerintah Kabupaten Yahukimo.

Dimana, para pendamping meminta kepada pihak pemda, agar terkait pengembalian tupoksinya ini harus dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), namun pihak pemerintah daerah yang diwakili oleh asisten I bidang pemerintahan dan Asisten III berdalih yang berhak menandatangani MoU adalah bupati, dan juga sesuai dengan aturan, draft MoU diserahkan terlebih dahulu kepada mereka kemudian dilakukan penandatanganan setelah mereka (Pemda) pelajari isi dari MoU tersebut. “Pada intinya, aspirasi kami dengar dan terima, namun terkait penandatanganan MoU, kita harus pelajari isinya terlebih dahulu kemudian menanda tangani”. Tutur asisten III di sela – sela kegiatan dialog.

Ditambahkan oleh asisten I, bahwa dalam persoalan dengan pendamping ini pula, yang berhak menandatangani MoU adalah bupati, sehingga ia mengharapkan kepada pendamping untuk menunggu sampai akan dibicarakan lebih lanjut setelah bupati ada ditempat. “ Kami punya atasan bupati, persoalan penandatanganan MoU bias dilakukan oleh bupati, nanti kita bicarakan lebih lanjut bersama bupati”. Ujarnya kepada para pendamping yang hadir.

Dalam dialog terbuka antara pendamping P3MD (PLD, PD, dan T.A) tersebut, hadir atas nama pemerintah dihadiri oleh Asisten I dan Kepala DPMK Steven Wonda, Pihak kepolisian sebagai mediator dan turut hadir pula perwakilan satuan kerja Koordinator Provinsi Wilayah VII Papua dihadiri oleh Adi Purwoto dan Yordan Howay.

Dan dialog tersebut berakhir tanpa ada kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan pendamping P3MD yang meminta penandatanganan MoU. Namun, dialog akan berlanjut beberapa pecan kedepan apabila bupati berada di Yahukimo.

***

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "DIALOG TERBUKA ANTARA PENDAMPING P3MD DAN PEMDA KABUPATEN YAHUKIMO BERAKHIR TANPA ADA KESEPAKATAN"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel