MENGENANG SANG LEGENDA REGGAE

Meski sudah meninggal ⅕ abad yang lalu, legenda Reggae dan nabi kaum Rastafari, Bob Marley masih dikenang oleh pemujanya. Oleh para pemujanya, setiap tanggal 6 Februari diperingati sebagai hari ulang tahun sang legenda. Tahun ini, 6 Februari 2017 adalah ulang tahunya yang ke – 71.
Seperti halnya Che Guevara, Marthin Luther King Jr, John Lennon, dan Lucky Philip Dube, Bob Marley yang bernama asli Roberth Nesta Marley ini telah menjadi ikon anak muda yang penuh pemberontakan dan mendambakan kebebasan. Potret wajah Bob Marley pun banyak dibuat poster, kaos, hingga bendera supporter sepak bola.
Bob Marley and Life - Bob Marley dan Rasta
Bob Marley, Sang Legenda Reggae [James Editor]

Tidak salah bila penyanyi yang terkenal dengan rambut dreadlock ini menjadi ikon kebebasan anak – anak muda karena dalam setiap lagunya, selalu menyuarakan perlawanan terhadap sistem korup dan menindas. Lagu – lagunya juga berisi jeritan kebebasan kaum kulit hitam, sehingga banyak mempengaruhi gerakan perlawanan di dunia, seperti perlawanan terhadap rezim apartheid di Afrika Selatan yang dimotori oleh Nelson Mandela.

Memulai karir menyanyi sejak usia 16 tahun bersama 2 temannya Bunny Livingstone dan Peter McIntosh membentuk band yang bernama Theenagers. Setelah menikah dengan Rita, Bob mengembara ke negeri paman sam pada 1966, namun tidak lama kemudian kembali ke Jamaica karena panggilan kepercayaan yang dianutnya, yaitu Rastafari.

Bob Marley adalah seorang penganut ajaran Rastafari yang setia dan sangat fanatik. Seperti kebanyakan kaum Rastafari, Marley meyakini bahwa Ras Tafari Makonnen yang notabene adalah Kaisar Ethiopia dengan gelar kekaisaran Haile Selassie I, diyakini sebagai keturunan langsung dari Raja Salomo dan Ratu Syeba, dengan demikian Ras Tafari Makonnen atau Haile Selassie I diyakini sebagai Reinkarnasi Tuhan Yesus bagi orang kulit hitam, dan dia akan hidup selamanya. Ketika ternyata pada Agustus 1975 Ras Tafari meninggal dunia, Marley sebagai nabi kaum Rastafari memberi penjelasan kepada pengikutnya bahwa : Ras Tafari hanya mati secara fisik, sedangkan rohnya akan terus bersama mereka.

Sampai akhir hayatnya, Marley telah menghasilkan 120 album, baik solo maupun bersama groupnya The Wailers. Lagu – lagunya seperti One love, No woman no cry, redemption song, dan buffalo soldier, sampai sekarang menjadi hits dan menghiasi toko – toko kaset.

Pada 11 Mei 1981, Marley meninggal di sebuah Rumah sakit di Florida karena serangan tumor otak. Kematian yang pernah diprediksinya sendiri beberapa tahun sebelumnya.

Untuk memperingati jasa dan dedikasinya terhadap dunia musik, pada tahun 1990 presiden Jamaica menetapkan tanggal 6 Februari sebagai hari libur nasional. Setelah 33 tahun berlalu, menurut kabar, jasad Bob Marley akan dipindahkan ke negeri kaum Rastafari : Ethiopia, dan akan dimakamkan di sebuah makam yang dikeramatkan kaum Rastafari. *)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "MENGENANG SANG LEGENDA REGGAE"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel