FENOMENA GOYANG PANTAT BOLA [PATOLA] DI PAPUA - James Personal Blog's

FENOMENA GOYANG PANTAT BOLA [PATOLA] DI PAPUA

Dua hari belakangan ini khusus dikalangan pengguna facebook orang Papua menjadi satu perbincangan seru dan viral, terkait aksi goyang pantat bola atau goyang PATOLA dalam ajang Festival Danau Sentani. Dimana, pada saat pembukaan Festival, menampilkan atraksi goyang patola yang ditampilkan oleh sekelompok anak – anak dipanggung utama berlangsungnya kegiatan tersebut. Baca : CERITA DONGENG ORANG YALI ANGGRUK

Dampaknya, menimbulkan kemarahan sebagian besar masyarakat Papua yang menilai goyangan seperti itu justru merusak moral anak – anak.

Opini! Twerking Papua
Goyang Twerk - Papua atau Patola [Watikamkwe/Ist]

TENTANG GOYANG PATOLA
Tarian itu bernama “Goyang Patola”. Goyangan ini hanya memainkan pantat memutar, maju dan mundur.
Tarian seperti ini tidak terlalu aneh untuk mereka yang hidup di Amerika. Beberapa tahun belakangan tarian yang bernama “Twerk” ini sangat populer. Salah satu artis Amerika yang sangat terkenal adalah artis berkulit hitam Nicki Minaj. Walaupun bukan dia yang memulai, Nicki Minaj berhasil membawa “Twerking” ke level yang belum pernah dibayangkan orang sebelumnya. Selain Nicki, ada beberapa artis yang turut mempopulerkan tarian ini adalah Miley Cyrus dan Diplo. Lihat : BOB MARLEY DAN RASTA

Goyang Patola ini diiringi sebuah lagu Hip-Hop. Lagi – lagi budaya hip-hop juga masih merupakan kebudayaan impor dari Afro – Amerika yang masuk secara diam – diam dan hidup dikalangan anak muda Papua. Maka tidak mengherankan, iringan musik hip – hop dan goyang Twerk ala Papua yang disebut Patola ini menjadi klop dan sesuai.


PRO KONTRA GOYANG PATOLA
Atas goyangan Patola yang ditampilkan dalam pagelaran Festival Danau Sentani [FDS] tersebut, menimbulkan polemik dan pro kontra. Banyak pro kontra di media sosial facebook, namun saya ambil beberapa saja.

Sikap Pro datang dari Victor Mambor, yang merupakan pimpinan Redaksi tabloid Jubi. Menurutnya, goyang patola di FDS terjadi karena ketidak becusan panitia pelaksana.


"Apa yang salah dari anak - anak yang bergoyang Patola di Festival Danau Sentani? Tidak ada. Selain ketidakbecusan panitia pelaksana FDS dalam mengendalikan panggung utama.

"Goyang Patola memang bukan budaya orang Papua. Tapi ini sama saja dengan kita bertanya, apakah makan nasi adalah budaya orang Papua? Atau, jual tanah adalah budaya orang Papua? Kebudayaan selalu bergerak maju karena ada proses akulturasi yang dimungkinkan karena berbagai hal, seperti migrasi dan teknologi.

Daripada meributkan goyang patola di FDS yang notabene dilakukan oleh anak – anak kecil yang tidak punya pretensi apapun, sebaiknya berkaca pada diri kita sendiri, apakah kita masih mempertahankan kebudayaan kita sebagai orang asli Papua?

Goyang Patola akan bergoyang dimana saja, tidak bisa dihentikan. Tapi akan lenyap seiring waktu, berganti dengan goyang kasbi, goyang kepiting, goyang pohon pinang, atau lainnya. Tapi makan nasi, jual tanah masih akan terus berlangsung to…”

Sementara itu sikap kontra datang dari ketua umum Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Victor Yeimo, dalam sebuah status yang dimuat di facebook dan saya kutip dibawa ini :


Goyang Patola adalah pornoaksi, yakni sebuah gerakan erotis dan sensual yang dilakukan secara tunggal atau bersama – sama, yang menimbulkan fantasi seksual terhadap penonton. Dampak budaya liberalis ini mengikis budaya bangsa Papua, dan dakendensi moral.

Kolonialisme Indonesia mengemas ini sebagai taktik kehancuran. Budaya kita distigma menganut sex bebas. Padahal, mereka mendukung goyang patola yang berdampak pada tingginya kasus free sex dengan dampak HIV/ AIDS.

Papua tidak memiliki budaya sex bebas. Budaya free sex itu budaya liberalis barat yang telah dicangkok dalam moral negara kolonial Indonesia, yang mengijinkan goyang ngebor hingga patola, walau KUHP pornoaksi tegas menolaknya.

Dalam teori post – kolonial, menghancurkan budaya dan moral bangsa terjajah adalah senjata strategi penguasa penjajah.

Sekian artikel tentang Fenomena Goyang Patola, kalo bermanfaat silahkan bagikan dengan mengklik ikon sosial media dibawa. TERKAIT : KRIMINALISASI PERJUANGAN KEMANUSIAAN KNPB

0 Response to "FENOMENA GOYANG PANTAT BOLA [PATOLA] DI PAPUA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel