MERASA DIANAKTIRIKAN, ANGGURUK SIAP JADI KABUPATEN YALIMECK

MERASA DIANAKTIRIKAN, ANGGURUK SIAP JADI KABUPATEN YALIMECK

Jayapura,- Tinggal menunggu waktu, Anggruk yang disebelah timur berbatasan dengan Pegunungan Bintang, disebelah barat berbatasan dengan Jayawijaya dan Yalimo, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Yahukimo dan Utara berbatasan langsung dengan Kabupaten Jayapura dan Keerom akan dimekarkan menjadi daerah otonomo baru yaitu Kabupaten Yalimek.
Sejak dibuka, tahun 1961 oleh gereja GKI dan seterusnya dilanjutkan oleh GJPI maupun GIDI, tidak terasa keberadaan Anggruk sudah mencapai 59 tahun sejak kembalinya Papua ke pangkuan ibu pertiwi.
“ Dari segi aspek pelayanan gereja, Anggruk boleh dikatakan dewasa dibandingkan Kabupaten lain di pegunungan Papua, namun dari aspek pelayanan pemerintah khususnya kepada masyarakat Anggruk sangat lamban dan jauh tertinggal. Padahal jika mereview sejarah orang lebih mengenal Anggruk di bandingkan Kabupaten Yahukimo,” ungkap Ketua team pembentukan Kabupaten Yalimek, Ottis Kambue, di Jayapura pecan kemarin( 22/2).
Dia melihat, aspirasi pembentukan Kabupaten Yalimek guna mengejar ketertinggalan dalam berbagai aspek terutama kesejahteraan sosial. Dengan membuka isolasi daerah hal ini bertujuan guna memperpendek pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama menselaraskan Tujuan Pembangunan Nasional yaitu mensejahterakan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan pancasila.
Tidak dapat dipungkiri, wilayah Anggruk yang keberadaannya jauh lebih dikenal dibandingkan Kabupaten induk ( Yahukimo) seringkali merasa dianaktirikan terutama dalam aspek pembangunan.
Berdasarkan pimikiran tersebut, maka Animo masyarakat di Wilayah Angguruk yang dipercayakan kepada Team Pembentukan Kabupaten Yalimek yang membawahi 16 distrik dari 170 kampung untuk secepatnya dilakukan pemekaran Kabupaten Yalimek.
Tentunya, dengan pertimbangan luas wilayah dan jumlah penduduk yang sangat besar, hal tersebut sangat positif karena selain memperkecil ruang lingkup pelayanan sehingga kedepan dapat membawa perubahan.
“ Pembentukan Kabupaten Yalimek sebenarnya telah diakomodir melalui DPRD, namun saya tidak dapat menafikan kalau aspirasi pembentukan Kabupaten Yalimek terkesan dihalang halangi oleh Bupati selaku kepala daerah, namun kami tidak kehilangan akal bahwa aspirasi ini harus sesegera mungkin dibawa ke jenjang yang lebih tinggi yaitu melalui Provinsi dan selanjutnya diteruskan ke Jakarta,” kata Ottis yang juga Anggota DPRD Kabupaten Yahukimo.
Ottis melanjutkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2007 telah mengisyaratkan bahwa apa yang selama ini diperjuangkan team 80 persen telah rampung baik meliputi kelengkapan adminstrasi, kajian maupun syarat lain sehingga dalam waktu dekat melalui DPR-RI aspirasi pembentukan Kabupaten Yalimek akan ditetapkan menjadi sebuah Rancangan undang undang (RUU).
Oleh karena itu, bertepatan dalam rangka memperingati HUT Jubiliem yang ke 50 tanggal 19 mei 2010, pihaknya akan memberikan hadiah kepada masyarakat bahwasannya apa yang selama ini diperjuangkan team hampir final dengan dikeluarkan RUU pembentukan Kabupaten Yalimek oleh DPR-RI.
Dijelaskan, wilayah anggruk dari kuni sampai dengan bolakna famek/kali ibo diambil dari nama dua suku besar yang ada wilayah ini yaitu suku yali dan suku mek sehingga dari kedua nama tersebut dijadikan nama kabupaten.

Sedangkan, letak ibu kota kabupaten yalimek adalah lolin, karena daerah ini merupakan sebauah lembah kecil yang stategis bagi pengembangan sebuah kabupaten.
Lolin adalah sebuah tempat bersejarah bagi orang yalimek pada masa awal mula orang yali hadir di lembah yali dan di lemah lolin mereka membagi manusia ke timur - ke barat dan ke utara serta selatan akhirnya penuhi seluruh lembah yang ada di pegunungan tengah papua dengan berbagai suku dan marga. Sehingga lembah lolin sebagai pusat ibu kota kabupaten sehingga mengandung nilai hitoris bagi orang yalimek

Kabupaten Yalimek memiliki 16 distrik sesuai peraturan daerah (Perda) nomor 06 tahun 2006 kabupaten yahukimo, pembentukan distrik dan kampung diantaranya adalah : angguruk, panggema, pronggoli, walma, ubahak, heriapini, ubalihi, yahuliambut, kosarek, konno, nipsan, talambo, dirwemna, endomen, puldama, dan nalca.

Dari 216 kampung yang ada di wilayah yalimek, sekitar 150 kampung telah di tetapkan melalui peraturan daerah nomor 06 tahun 2006 kabupaten Yahukimo dengan jumlah penduduk adalah ± 110.000 jiwa dari jumlah orang dewasa yang terdaftar dalam jumlah pemilih sebanyak ±65.000 pemilih.

Seperti diketahui, luas wilayah calon kabupaten Yalimek adalah ± 10.000 km² dari luas wilayah kabupaten yahukimo dan batas yalimo, batas pegunungan bintang dan batas kerom dan jayapura denga luas areal pengemangan kota di sekitar lembah lolin adalah ± 8 km² sebagai luas areal pusat kota calon ibu kota kabupaten Yalimek
Earning Disclaimer : Sebagian foto dalam artikel disitus ini diambil dari berbagai sumber situs Web internet untuk kepentingan ilustrasi tanpa bermaksud untuk mengkomersialisasi. Hak sepenuhnya ada di situs web sumber gambar tersebut. Sedangkan konten musik yang diposting dalam situs ini semata hanya untuk tujuan promosi. Di situs ini juga ada Spanduk dan Iklan. Jika Anda mengklik atau membeli produk tertentu melalui tautan dari situs web ini, Maka kami memperoleh sebagian kecil komisi, tanpa biaya tambahan untuk Anda.Pendapatan tersebut digunakan untuk menjaga situs web ini terus eksis. Admin